Kegiatan mewarnai merupakan bagian dari aktivitas seni rupa yang memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini, khususnya dalam aspek motorik halus, kreativitas, dan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kurangnya kerapian dalam kegiatan mewarnai serta memberikan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Metode yang digunakan adalah observasi deskriptif dengan mengamati aktivitas anak selama kegiatan mewarnai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian anak belum mampu mengendalikan gerakan tangan dengan baik sehingga warna sering keluar dari garis. Permasalahan ini berdampak pada menurunnya rasa percaya diri dan konsentrasi anak. Solusi yang diterapkan berupa penggunaan gambar sederhana bergaris tebal, krayon berukuran besar, latihan gradasi warna secara bertahap, serta penyediaan sudut mewarnai di kelas. Pendekatan terstruktur ini terbukti membantu meningkatkan kerapian dan kepercayaan diri anak dalam berkarya seni.
Copyrights © 2026