Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Sosial Sekolah terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Instrumen Penilaian Skala Amanda Surya Aisyah; Gita Anastasya Sinaga; Imelda Anisa Vretty Gultom; Leli Abrina Sihombing
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v4i2.5627

Abstract

This research aims to identify the role of home and preschool environments on the socioemotional development of early childhood. Through an observation and assessment approach using validated instruments, this study found that the social environment, both at home and at school, has a significant influence on the development of children's ability to recognize, express, and manage emotions, as well as build healthy social relationships. The results show that children who receive positive support from their environment tend to have better socioemotional development, characterized by the ability to recognize emotional expressions, apply politeness values, and show good moral behavior. This research emphasizes the importance of the role of family and school in shaping children's character and emotional intelligence from an early age
Kurangnya Kerapian Dalam Mewarnai Gambar Pada Anak Usia Dini Amanda Surya Aisyah; Depi Yanti Sinaga; NurEcha Rizki; Salsabila Najwa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan mewarnai merupakan bagian dari aktivitas seni rupa yang memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini, khususnya dalam aspek motorik halus, kreativitas, dan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kurangnya kerapian dalam kegiatan mewarnai serta memberikan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Metode yang digunakan adalah observasi deskriptif dengan mengamati aktivitas anak selama kegiatan mewarnai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian anak belum mampu mengendalikan gerakan tangan dengan baik sehingga warna sering keluar dari garis. Permasalahan ini berdampak pada menurunnya rasa percaya diri dan konsentrasi anak. Solusi yang diterapkan berupa penggunaan gambar sederhana bergaris tebal, krayon berukuran besar, latihan gradasi warna secara bertahap, serta penyediaan sudut mewarnai di kelas. Pendekatan terstruktur ini terbukti membantu meningkatkan kerapian dan kepercayaan diri anak dalam berkarya seni.