Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pupuk organik dari kompos daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman sawi hijau (Brassica juncea). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan: B0 = Kontrol, B1 = 1 ton/ha (1 kg/polybag), B2 = 2 ton/ha (2 kg/polybag), dan B3 = 2,5 ton/ha (2,5 kg/polybag). Setiap ulangan terdiri dari 60 tanaman yang dibagi menjadi empat plot, masing-masing plot berisi lima tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B3 (2,5 kg/polybag) memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman sawi, dengan tinggi tanaman rata-rata 28,47 cm, jumlah daun 13,78 helai, lebar daun 28,93 cm, dan bobot basah tanaman sebesar 302,11 gram. Pupuk kompos ini tidak hanya efektif meningkatkan pertumbuhan tanaman, tetapi juga memberikan solusi pengelolaan limbah ternak dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Penggunaannya lebih aman dibandingkan pupuk kimia, menjaga kelembapan akar, serta tidak mencemari lingkungan. Analisis kelayakan ekonomi menunjukkan bahwa usaha pupuk kompos layak dikembangkan. Berdasarkan uji R/C ratio sebesar 3,44, usaha ini memberikan keuntungan, dengan Break Even Point (BEP) produksi minimal 871,83 kg dan harga jual minimal Rp 1.356/kg. Jika harga jual di bawah Rp 1.356/kg, usaha akan mengalami kerugian. Hasil Return on Investment (ROI) sebesar 3,44 menunjukkan bahwa setiap unit investasi menghasilkan keuntungan bersih sebesar 2,44 unit.
Copyrights © 2026