TEKNO
Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO

Analisis Sisa Material Konstruksi Menggunakan Metode Pareto Dan Fishbone Diagram Pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Hermana Lembean

Kurniawan, Dedi (Unknown)
Malingkas, Grace Y. (Unknown)
Tjakra, Jermias (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Mar 2026

Abstract

Material merupakan komponen utama dalam pekerjaan konstruksi karena berperan sebagai penyusun struktur bangunan sekaligus memengaruhi besarnya anggaran biaya proyek. Ketersediaan dan pengelolaan material yang kurang tepat dapat menimbulkan sisa material konstruksi, yaitu material yang tidak terpakai dan tidak menjadi bagian dari bangunan. Permasalahan ini menjadi isu penting dalam industri konstruksi karena berdampak pada pemborosan biaya, efisiensi pekerjaan, dan keberhasilan proyek secara keseluruhan. Dalam setiap pelaksanaan proyek konstruksi, kemunculan sisa material sulit dihindari. Oleh karena itu, diperlukan analisis terhadap sisa material untuk mengetahui jenis material yang paling dominan menyumbang sisa serta faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan rumah sakit umum hermana lembean dengan fokus pada consumable material. Metode Pareto digunakan untuk mengidentifikasi material dengan volume sisa paling dominan, sedangkan Fishbone Diagram digunakan untuk menganalisis penyebab terjadinya sisa material. Hasil identifikasi dengan menggunakan metode Pareto, terdapat 4 jenis material yang memiliki volume sisa dominan, yaitu besi tulangan sebesar 53,21%, keramik dinding 60 x 60 sebesar 11,38%, bata ringan sebesar 8,49%, serta keramik lantai 60 x 60 sebesar 7,49%, dengan percent cumulative sebesar 80,57% dari total waste. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Fishbone Diagram, faktor-faktor penyebab terjadinya sisa material konstruksi pada jenis material yang memiliki volume sisa dominan yakni besi tulangan, keramik, dan bata ringan disebabkan oleh potongan material yang terlalu pendek sehingga tidak dapat digunakan kembali akibat penyesuaian dimensi serta kesalahan pemotongan di lapangan. Selain itu, penyesuaian motif keramik, kerusakan material selama proses pengiriman dan penanganan di proyek, serta ketidaktepatan dalam estimasi kebutuhan material menyebabkan terjadinya sisa material konstruksi. Kata kunci: sisa material, Metode Pareto, Fishbone Diagram

Copyrights © 2026