Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi Storynomics pada akun Instagram Kedai Kopi dan Teh Titilaras (@titilaras.solo) dalam membangun keterikatan audiens, serta mengukur efektivitasnya menggunakan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori Paradigma Naratif Walter Fisher dan konsep Storynomics Robert McKee. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Titilaras menerapkan storynomics dengan mendekonstruksi fungsi akun bisnis menjadi sebuah “buku harian digital” yang menonjolkan narasi reflektif dan kekuatan visual fotografi jalanan (street photography). Strategi komunikasi naratif ini terbukti efektif memandu audiens melewati tahapan AIDA secara organik: menarik perhatian (Attention) melalui anomali visual, mempertahankan minat (Interest) melalui relevansi emosional narasi, memicu hasrat (Desire) dengan mengubah komoditas menjadi pengalaman, dan mendorong tindakan (Action) melalui curiosity gap (celah keingintahuan) akibat ketiadaan informasi harga secara eksplisit. Kesimpulannya, penerapan storynomics berhasil menjadi strategi diferensiasi yang kuat bagi UMKM untuk menciptakan ikatan emosional jangka panjang dengan konsumen.
Copyrights © 2026