Perkembangan media sosial telah mengubah posisi pengguna dari konsumen pasif menjadi produsen konten aktif (prosumer), terutama melalui kehadiran fitur monetisasi platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fitur monetisasi Facebook dalam mentransformasi peran ibu rumah tangga (IRT) dari pengguna konsumtif menjadi konten kreator, serta menjelaskan perubahan ekologi media Facebook yang mendukung transformasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat IRT yang telah memonetisasi akun Facebook serta observasi terhadap aktivitas konten pada akun mereka. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur monetisasi seperti Iklan Reels, Bonus, Bintang, dan Langganan berperan sebagai pemicu transformasi karena menghadirkan insentif ekonomi, orientasi produksi konten, serta pola interaksi baru dengan audiens. Selain itu, kehadiran dasbor profesional, data analitik, alat kreator, dan komunitas sesama kreator mempercepat pembentukan keterampilan digital IRT. Temuan ini menegaskan bahwa Facebook tidak hanya berfungsi sebagai saluran komunikasi, tetapi sebagai lingkungan media yang membentuk perilaku, strategi, dan relasi sosial- ekonomi penggunanya. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi perspektif ekologi media dalam membaca transformasi peran pengguna pada platform digital. Secara praktis, temuan ini menunjukkan potensi media sosial sebagai ruang pemberdayaan ekonomi bagi perempuan di ranah domestik.
Copyrights © 2026