Literasi membaca sangat penting untuk membiasakan siswa memahami isi bahan bacaan, karena proses ini membantu siswa untuk berpikir kritis, menganalisis makna, dan merefleksikan pesan sesuai dengan konteks pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: 1) pembudayaan literasi membaca pada aspek menangkap isi bacaan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, dan 2) pembudayaan literasi membaca pada aspek meringkas isi bacaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-etnografi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, dan siswa kelas III di SD Negeri 04 Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca seperti membaca bersama (shared reading), diskusi aktif, dan pemanfaatan pojok baca meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Lebih lanjut, latihan meringkas dan proyek kelompok secara efektif memperkuat kemampuan analitis, ekspresi tulis, dan kemandirian siswa. Keberhasilan ini bergantung pada dukungan aktif dari guru, sekolah, dan keluarga, yang menegaskan pentingnya faktor lingkungan secara teoritis dalam pembiasaan literasi.
Copyrights © 2026