Latar belakang: Analisis terhadap tingginya frekuensi downtime dan lamanya durasi perbaikan pada sistim kontrol kelistrikan dan instrumentasi pada sistem pengolahan produksi kertas PT.Fajar Paper, menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan: Untuk mengetahui akar penyebab terjadinya kegagalan sistem yang menimbulkan dampak berhentinya mesin produksi dan dapat merencanakan tindakan selanjutnya dalam menentukan strategi pemeliharaan yang optimal. Metode: Penggunaan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menjadi metode pendekatan yang sangat sederhana dan mudah di implementasikan karena di lakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) pada 13 kelompok peralatan kritis. Hasil: Basis data di peroleh dari data realtime periode operasional Januari-Desember 2024 yang memperlihatkan bahwa gangguan pada sistem drive dan profibus memiliki kontribusi peningkatan downtime tertinggi (RPN = 720 Hrs). Kesimpulan: Hal ini mengindikasikan bahwa kerusakan yang menyebabkan terjadinya kegagalan operasional banyak terjadi pada modul kontrol, jaringan komunikasi, dan komponen daya. Rekomendasi di berikan untuk meningkatkan program prediktive maintenence dan penerapan sistem monitoring berbasis IoT untuk mendukung kehandalan sistem.
Copyrights © 2026