Sekarang ini media sosial banyak dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi politik, diantaranya adalah kampanye politik. Digunakan untuk mengiklankan profil calon dan program yang ditawarkan, serta membentuk pencitraan politik di masyarakat. Sebab media social doanggap cukup memberikan efek positif untuk mendongkrak popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas kandidat. Sekaligus dapat meningkatkan perolehan suara bagi calon-calon kandidat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis pengaruh media sosial dalam kampanye calon bupati di Kabupaten Pati. Dan menganalisis bagaimana respon netizen menghadapi kampanye dalam media sosial. Kampanye dalam media soSial juga mempunyai beberapa manfaat bagi lingkungan. Diantaranya adalah pengurangan penggunaan bahan plastik yang digunkan dalam banner, spanduk dan lain sebagainya. Hal ini dianggap sebagai hal yang lebih efektif dalam semua hal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan tipe deskriptif kuantitatif, data sekunder penelitian ini melalui proses pencarian data melalui media sosial. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial di Kabupaten Pati tinggi, namun efektifitas untuk kampanye masih sangat rendah karena pada penggunaan media cetak seperti pamflet, dan baliho tidak mencantumkan nama akun media social calon politik.
Copyrights © 2015