Ketimpangan perkembangan sektor industri manufaktur antara wilayah Jawa dan luar Jawa masih menjadi isu penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang memengaruhi PDRB sektor industri manufaktur secara komparatif antara wilayah Jawa dan luar Jawa di Indonesia periode 2016–2023. Penelitian ini menggunakan data panel dengan metode regresi data panel dengan variabel Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), tenaga kerja sektor industri manufaktur, dan Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IPTIK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap PDRB sektor industri manufaktur. Secara parsial, PMA, PMDN, tenaga kerja, dan IPTIK berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan RLS menunjukkan pengaruh yang berbeda antarwilayah. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran investasi, tenaga kerja, dan teknologi dalam meningkatkan kinerja sektor manufaktur serta perlunya pemerataan pembangunan industri di Indonesia.
Copyrights © 2026