Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan shalat fardu dan faktor-faktor yang menentukan keberlanjutan pembiasaan shalat fardu pada mahasiswa Muslim Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Data diperoleh melalui angket tertutup skala Likert yang disebarkan secara daring kepada 19 mahasiswa Muslim FMIPA UNIMED yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif melalui frekuensi, persentase, dan skor rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan shalat fardu lima waktu berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,31. Namun, ketepatan waktu pelaksanaan shalat masih berada pada kategori cukup dengan skor rata-rata 3,21. Tugas kuliah bukan faktor utama yang menyebabkan mahasiswa meninggalkan shalat, dengan skor rata-rata 2,73. Sebaliknya, teman sebaya dan lingkungan kampus berperan cukup baik dalam mendukung keberlanjutan pembiasaan shalat, dengan skor rata-rata masing-masing 3,42 dan 3,78. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan pembiasaan shalat fardu pada mahasiswa dipengaruhi oleh regulasi diri, lingkungan sosial, dan dukungan kampus.
Copyrights © 2026