Pengelolaan arus kas merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas dan kelangsungan operasional perusahaan, khususnya di sektor manufaktur yang memiliki siklus produksi yang kompleks dan kebutuhan modal kerja tinggi. Arus kas yang tidak terkelola dengan baik dapat menghambat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban operasional, mengendalikan biaya, dan mempertahankan profitabilitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem alur kas terintegrasi yang efisien menggunakan Google Ecosystem pada NGI, sebuah perusahaan konveksi dengan kapasitas produksi 50.000 pcs per bulan. Berdasarkan observasi dan wawancara, NGI menghadapi masalah serius dalam pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual dengan Excel, yang menyebabkan kesalahan input data, ketidaksesuaian antara pemasukan dan pengeluaran, serta ketergantungan pada pencatatan yang rentan terhadap human error dan fraud. Sistem yang diusulkan berbasis Google Form, Google Sheets, dan Google Apps Script untuk otomatisasi, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pencatatan arus kas perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada NGI, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ini tidak hanya memperbaiki struktur pencatatan keuangan, tetapi juga meningkatkan pengendalian internal dan memberikan transparansi yang lebih baik dalam proses perencanaan dan pengawasan keuangan. Sistem ini terbukti efektif dalam mengurangi kesalahan pencatatan, mempermudah evaluasi biaya, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat waktu dan berbasis data. Dengan demikian, sistem alur kas terintegrasi ini sangat penting untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing NGI di pasar global.
Copyrights © 2026