Ketahanan pangan menjadi isu penting dalam pembangunan masyarakat, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan lahan pertanian. Penerapan teknologi hidroponik dan aquaponik dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan ketersediaan pangan secara lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem hidroponik dan aquaponik dalam mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem aquaponik yang mengintegrasikan budidaya ikan nila dan tanaman selada mampu menghasilkan panen sekitar 40 kg setiap dua minggu. Dari total hasil panen tersebut, sekitar 25–30% dipasarkan, sedangkan 70–75% dimanfaatkan untuk konsumsi masyarakat sekitar. Selain itu, budidaya melon dengan sistem hidroponik yang dikembangkan di dalam greenhouse menunjukkan pemanfaatan lahan yang lebih efisien serta potensi peningkatan produksi hortikultura. Penerapan kedua sistem tersebut berkontribusi dalam meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih berkelanjutan di tingkat masyarakat.
Copyrights © 2026