JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 1 (2026)

Tes Jalan 6 Menit dalam Menentukan Daya Tahan Kardiovaskular Kelas 5 dan 6 SD IT Insan Mulia Karangkobar Kabupaten Banjarnegara

Rohman, Ferianto (Unknown)
Irawan, Yogi Ferdy (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2026

Abstract

Daya tahan kardiovaskular merupakan komponen kebugaran jasmani yang sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan anak usia sekolah dasar. Tes Jalan 6 Menit (TJ6M) atau Six-Minute Walk Test (6MWT) merupakan instrumen pengukuran daya tahan kardiovaskular yang bersifat submaksimal, aman, mudah dilaksanakan, dan sesuai untuk populasi anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran daya tahan kardiovaskular siswa kelas 5 dan kelas 6 SD IT Insan Mulia Karangkobar Kabupaten Banjarnegara menggunakan Tes Jalan 6 Menit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 dan kelas 6 SD IT Insan Mulia Karangkobar yang berjumlah 58 siswa (32 siswa kelas 5 dan 26 siswa kelas 6), terdiri atas 30 siswa putra dan 28 siswa putri, diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan protokol Tes Jalan 6 Menit standar ATS (American Thoracic Society) dengan parameter jarak tempuh dalam 6 menit (meter) sebagai indikator utama daya tahan kardiovaskular. Analisis data menggunakan statistik deskriptif yang mencakup mean, standar deviasi, nilai minimum, nilai maksimum, dan distribusi kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jarak tempuh TJ6M keseluruhan siswa adalah 437,24 meter (SD = 42,18). Berdasarkan distribusi kategori, sebesar 6,90% siswa berada pada kategori sangat baik, 29,31% baik, 36,21% cukup, 20,69% kurang, dan 6,90% sangat kurang. Siswa kelas 6 memiliki rata-rata jarak tempuh lebih tinggi (448,12 m) dibandingkan kelas 5 (428,56 m), dan siswa putra secara konsisten menempuh jarak lebih jauh dibandingkan putri. Disimpulkan bahwa daya tahan kardiovaskular siswa kelas 5 dan 6 SD IT Insan Mulia Karangkobar secara umum berada pada kategori cukup, dengan variasi yang cukup besar antar individu dan antar kelompok. Hasil ini menjadi dasar rekomendasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas program pendidikan jasmani, terutama komponen aktivitas aerobik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...