Batik merupakan salah satu komoditas tekstil dengan produktivitas tinggi, namun proses produksinya menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan kimia berbahaya. Untuk mengatasi permasalahan ini, dikembangkan biomembran filtrasi berbasis bacterial cellulose dari limbah kulit nanas menggunakan Acetobacter xylinum. Biomembran ini diperkuat dengan polivinil alkohol (PVA) untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi serta menganalisis performa biomembran pada filtrasi limbah cair batik. Tahapan penelitian terdiri dari tiga tahap: (1) fabrikasi bacterial cellulose dari limbah kulit nanas, (2) impregnasi PVA dengan variasi konsentrasi (1; 1,5; 2; dan 2,5% m/v dalam 100 mL akuades), dan (3) karakterisasi performa membran. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi PVA menurunkan porositas dan fluks membran, mengindikasikan perubahan sifat permeabilitasnya. Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan selulosa melalui pergeseran bilangan gelombang pada gugus -OH, C-H, dan C-O-C akibat impregnasi PVA. Dengan demikian, biomembran berbasis limbah kulit nanas dengan impregnasi PVA memiliki potensi sebagai media filtrasi limbah cair dalam industri batik.
Copyrights © 2026