Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh harga, lokasi, dan kualitas pelayanan sebagai faktor daya tarik wisata terhadap keputusan pembelian tiket pengunjung Taman Anggrek Karawang. Penelitian bersifat explanatory dengan pendekatan kuantitatif survei terhadap 100 responden dewasa yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Likert lima poin yang mencakup 14 indikator reflektif. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat SmartPLS 4. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan semua indikator reliabel (outer loading ≥ 0,866) dan konstruk memenuhi validitas konvergen (AVE leibih dari 0,800) serta reliabilitas internal (CR lebih dari 0,877). Model struktural menghasilkan koefisien determinasi R² sama dengan 0,299, menandakan 29,9 % variansi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen. Secara parsial, kualitas pelayanan berpengaruh paling kuat (β sama dengan 0,469 atau t sama dengan 5,786 atau p kurang dari 0,001), diikuti harga (β sama dengan 0,217; t sama dengan 2,292 atau p kurang dari 0,05) dan lokasi (β sama dengan 0,214 atau t sama dengan 2,492 atau p kurang dari 0,05). Temuan ini mengonfirmasi kerangka Howard–Sheth bahwa stimulus pemasaran (harga, lokasi, layanan) diproses konsumen menjadi keputusan pembelian, serta menyoroti dominasi kualitas pelayanan dalam konteks wisata botani lokal. Implikasi praktis mencakup prioritas peningkatan mutu layanan, penetapan harga berbasis nilai, dan optimalisasi aksesibilitas untuk memperkuat daya saing destinasi. Penelitian selanjutnya direkomendasikan memasukkan variabel citra destinasi dan pengalaman edukatif guna meningkatkan daya jelas model. Kata kunci: harga; lokasi; kualitas pelayanan; keputusan pembelian; PLS-SEM; Taman Anggrek Karawang
Copyrights © 2026