Udang vaname (Penaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat setiap tahunnya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pelaku usaha menerapkan sistem budidaya superintensif guna meningkatkan produktivitas. Namun, sistem ini memiliki risiko tinggi terhadap penurunan kualitas lingkungan dan meningkatnya kejadian penyakit, terutama yang disebabkan oleh bakteri patogen oportunistik seperti Vibrio sp., yang dapat menyebabkan kematian massal dan menurunkan performa produksi. Salah satu strategi yang banyak dikembangkan untuk mengendalikan permasalahan penyakit tanpa penggunaan antibiotik adalah aplikasi probiotik. Probiotik berperan dalam memperbaiki kualitas air, menekan pertumbuhan bakteri patogen, serta meningkatkan keseimbangan mikrobiota lingkungan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas probiotik dalam menekan keberadaan bakteri Vibrio sp. di media pemeliharaan udang vaname pada sistem budidaya superintensif. Penelitian dilakukan dengan membandingkan dua frekuensi aplikasi probiotik, yaitu satu kali dan dua kali per minggu, dengan dosis 0,5 mL ton⁻¹. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup udang, kondisi klinis, dan dinamika populasi bakteri di media pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi probiotik satu kali per minggu menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi, yaitu sebesar 37,38%, dibandingkan dengan aplikasi dua kali per minggu yang hanya mencapai 29,01%. Selain itu, kondisi klinis udang menunjukkan perbaikan setelah pemberian ekstrak herbal melalui pakan, yang diduga berkontribusi terhadap peningkatan daya tahan tubuh udang. Nilai total plate count (TPC) bakteri pada kolam perlakuan tercatat melebihi 10³, yang mengindikasikan adanya peningkatan kualitas air dan stabilitas mikrobiologis akibat perlakuan probiotik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan frekuensi aplikasi probiotik yang tepat berpotensi meningkatkan keberhasilan budidaya udang vaname secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026