Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan di Perpustakaan SMPN 9 Purwakarta dan merumuskan prioritas perbaikannya secara strategis. Dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 88 siswa yang dipilih secara proporsional. Analisis data mengintegrasikan model Service Quality (SERVQUAL) untuk mengukur kesenjangan kepuasan dengan Importance-Performance Analysis (IPA) untuk memetakan prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek layanan masih berada di bawah harapan siswa (menciptakan gap negatif), dengan defisit terbesar pada dimensi bukti fisik (fasilitas dan koleksi) yang teridentifikasi sebagai prioritas utama perbaikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan kerangka evaluasi gabungan pada konteks perpustakaan SMP, sebuah area yang kurang terjamah dalam literatur. Secara praktis, temuan ini memberikan panduan berbasis data bagi manajemen perpustakaan sekolah untuk memprioritaskan perbaikan fasilitas fisik, penataan koleksi, dan peningkatan keandalan layanan sebagai tiga area yang paling mendesak menurut persepsi siswa. Hasil penelitian juga dapat dijadikan acuan dalam menyusun rencana kerja perpustakaan yang lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan nyata pemustaka di tingkat sekolah menengah pertama.
Copyrights © 2026