Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan efektivitas sistem pengendalian internal pada proses Goods Issue (GI) dan Goods Receipt (GR) dalam pencatatan transaksi hydrocarbon di salah satu perusahaan pengolahan minyak dan gas bumi di Indonesia. Proses GI dan GR memiliki peran penting dalam menjaga keakuratan pencatatan persediaan dan keandalan laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan praktik pengendalian internal perusahaan dengan kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal telah diterapkan secara memadai melalui pemisahan fungsi, prosedur otorisasi berlapis, pemanfaatan sistem SAP terintegrasi, serta dokumentasi transaksi yang lengkap. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterlambatan input data, keterbatasan sumber daya manusia, dan ketergantungan pada proses manual dalam verifikasi fisik. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan aktivitas monitoring, pemanfaatan teknologi informasi, serta kompetensi sumber daya manusia guna meminimalkan risiko kesalahan pencatatan dan meningkatkan keandalan informasi keuangan.
Copyrights © 2025