Abstrak : Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah ≥140/90 mmHg yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Selain terapi farmakologis, penggunaan terapi herbal sebagai terapi komplementer semakin banyak digunakan, salah satunya bawang putih (Allium sativum), yang diketahui memiliki efek relaksasi otot polos pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan rancangan pretest and posttest with control group design. Jumlah sampel sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 18 orang yang diberikan plasebo dan kelompok intervensi sebanyak 18 orang yang diberikan ekstrak bawang putih. Intervensi diberikan satu kali sehari selama 28 hari. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test apabila data berdistribusi normal, dan uji Wilcoxon apabila data tidak berdistribusi normal. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro–Wilk. Hasil Penelitian : Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna pada kelompok intervensi setelah pemberian ekstrak bawang putih. Kesimpulan : Ekstrak bawang putih (Allium sativum) terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Hanna Kasih.
Copyrights © 2026