Overweight pada remaja merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh ketidakseimbangan asupan gizi, terutama zat gizi makro dan konsumsi sayur-buah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan asupan zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan konsumsi sayur-buah dengan kejadian overweight pada remaja di SMA Negeri 2 Lembang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel 88 siswa yang dipilih secara proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan pengukuran antropometri (IMT/U). Hasil analisis univariat menunjukkan karakteristik responden didominasi perempuan (67%) dengan usia 15-18 tahun (42%). Sebagian besar responden memiliki asupan zat gizi makro dalam kategori baik hingga lebih (energi: 63,7%, karbohidrat: 63,7%, protein: 65,9%, lemak: 62,5%). Konsumsi sayur-buah termasuk kategori cukup hingga baik (sayur: 63,6%, buah: 48,8%). Prevalensi overweight mencapai 63,6%. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara asupan zat gizi makro (p=0,000) dan konsumsi buah (p=0,041) dengan overweight, namun tidak ada hubungan signifikan dengan konsumsi sayur (p=0,328). Disimpulkan bahwa asupan zat gizi makro berlebih dan konsumsi buah yang lebih berhubungan dengan kejadian overweight pada remaja. Disarankan peningkatan edukasi gizi seimbang di sekolah untuk mencegah overweight.
Copyrights © 2026