Media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja, terutama mereka yang tergolong dalam Generasi Z. TikTok, sebagai salah satu platform yang paling populer, tidak hanya menjadi ruang untuk berekspresi dan bersosialisasi, tetapi juga membuka peluang terjadinya perilaku negatif seperti cyberbullying. Studi literatur ini bertujuan untuk meninjau berbagai penelitian terkait dampak cyberbullying di TikTok terhadap kesehatan mental remaja Gen Z. Dengan menelaah sejumlah jurnal dan artikel ilmiah terbitan lima tahun terakhir, ditemukan bahwa cyberbullying dapat memicu berbagai gangguan psikologis, seperti kecemasan, depresi, stres emosional, bahkan keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Dampak ini cenderung lebih berat pada remaja dengan tingkat kepercayaan diri rendah atau yang kurang mendapat dukungan dari lingkungan sosialnya. Di sisi lain, faktor-faktor seperti kemampuan mengelola emosi dan kehadiran support system yang kuat terbukti mampu meminimalisir efek negatif tersebut. Kajian ini menyoroti pentingnya peran aktif dari orang tua, guru, serta pihak platform untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan mendukung kesehatan mental remaja.
Copyrights © 2026