Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan kondisi kurangnya asupan energi dan protein dalam jangka panjang yang sering dialami ibu hamil, terutama di wilayah pedesaan. Kondisi ini berdampak pada kesehatan ibu dan janin serta dapat memicu gangguan psikologis, salah satunya kecemasan selama kehamilan. Kecemasan yang tidak tertangani dapat memengaruhi kondisi fisik ibu, perkembangan janin, dan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara KEK dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil di Desa Pandean, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) untuk menentukan status KEK dan kuesioner HARS untuk mengukur tingkat kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil dengan KEK mengalami kecemasan sedang hingga tinggi. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara KEK dan tingkat kecemasan (p < 0,05). Diperlukan edukasi gizi dan pemeriksaan kehamilan rutin untuk mencegah KEK dan menurunkan kecemasan ibu hamil.
Copyrights © 2026