Pengetahuan yang benar tentang program KB termasuk tentang berbagai jenis kontrasepsi akan meningkatkan keikutsertaan masyarakat pada kontrasepsi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan akseptor yang dapat mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi yang kaitannya menjadi alasan mengapa para akseptor tidak memilih MKJP sebagai alat kontrasepsi. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional, yaitu melakukan pengukuran pada saat bersamaan (sekali waktu) untuk mengetahui hubungan antara faktor pengetahuan akseptor dengan pemakaian MKJP di UPT Puskesmas Curahtulis. Hasil Penelitian didapatkan bahwa dari 34 akseptor KB yang menjadi sampel penelitian memiliki pengetahuan baik 16 responden, cukup 12 responden dan kurang 6 orang. Berdasarkan uji statistik didapatkan bahwa pengetahuan akseptor KB tidak berpengaruh terhadap pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di UPT Puskesmas Curahtulis.
Copyrights © 2026