Latar belakang: Involusi uterus merupakan proses kembalinya rahim ke ukuran sebelum kehamilan yang ditandai dengan penurunan tinggi fundus uteri (TFU). Proses involusi yang berlangsung lambat dapat menyebabkan subinvolusi dan meningkatkan risiko perdarahan postpartum. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan membantu mempercepat proses tersebut adalah pemakaian bengkung (stagen). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian bengkung terhadap involusi uterus pada ibu nifas primipara di Kecamatan Tajinan, Malang. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian quasi experimental dengan rancangan non-equivalent control group design.Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,007 (p 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemakaian bengkung terhadap percepatan involusi uterus. Kesimpulan: Dengan demikian, pemakaian bengkung terbukti efektif pada ibu nifas primipara dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif metode non-farmakologis dalam asuhan masa nifas.Kata Kunci : Bengkung1, Penurunan Tinggi Fundus Uteri2, Ibu Nifas3
Copyrights © 2026