Daun binahong (Anredera cordifolia) merupakan tanaman obat yang memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun binahong terhadap aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 3 × 24 jam. Ekstrak yang diperoleh kemudian diuji aktivitas antioksidannya pada beberapa variasi konsentrasi, yaitu 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm, 80 ppm, dan 100 ppm, serta dibandingkan dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak daun binahong meningkat seiring dengan bertambahnya konsentrasi. Persentase inhibisi berturut-turut sebesar 25,14%, 28,00%, 47,57%, 53,29%, dan 63,86%. Sementara itu, vitamin C menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat tinggi dengan persentase inhibisi di atas 94% pada seluruh konsentrasi yang diuji. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong memiliki aktivitas antioksidan yang cukup baik meskipun lebih rendah dibandingkan vitamin C. Dengan demikian, daun binahong berpotensi sebagai sumber antioksidan alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut, khususnya sebagai bahan herbal dari wilayah Maluku Utara.
Copyrights © 2025