Perubahan struktur pasar kerja dan meningkatnya ketidakpastian karier mendorong individu untuk mempertimbangkan kewirausahaan sebagai jalur mobilitas sosial. Dalam proses tersebut, perceptual fallacy menjadi faktor penting yang memengaruhi pengambilan keputusan karier, khususnya dalam menilai peluang dan risiko usaha. Perceptual fallacy merujuk pada kesalahan persepsi dan bias kognitif individu, seperti optimisme berlebih dan overconfidence, yang dapat menyebabkan penilaian tidak akurat terhadap prospek kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceptual fallacy terhadap class-mobility pada pengusaha pemula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap individu yang mengalami transisi karier dari pekerja bergaji menuju kewirausahaan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceptual fallacy berpengaruh signifikan terhadap class-mobility, di mana bias persepsi dalam menilai peluang dan risiko usaha memengaruhi keberhasilan individu dalam mencapai perubahan posisi sosial-ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa class mobility melalui kewirausahaan tidak sepenuhnya ditentukan oleh pertimbangan rasional, melainkan juga oleh konstruksi persepsi subjektif individu. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian kewirausahaan dan mobilitas sosial, serta implikasi praktis bagi calon wirausahawan dalam meningkatkan kesadaran terhadap bias persepsi dalam pengambilan keputusan karier.
Copyrights © 2026