Tashwir: Jurnal Penelitian Agama dan Budaya
Vol. 13 No. 2 (2025)

INTEGRASI KONSEP TABAYUN DALAM AL-QUR'AN DAN FALSAFAH BUDAYA BANJAR "BISA-BISA MAANDAK AWAK" SEBAGAI NILAI ETIKA SOSIAL DI ERA DIGITAL

Muhammad Arsyad (Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin)
Noor Hasanah (UIN Antasari Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Artikel ini mengkaji integrasi antara konsep tabayyun dalam Al-Qur'an dengan falsafah Banjar “Bisa-Bisa Maandak Awak” sebagai dasar etika sosial di era digital. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penyebaran informasi tanpa verifikasi yang memicu konflik sosial. Tabayyun sebagai prinsip kehati-hatian dalam Islam dinilai selaras dengan nilai budaya lokal Banjar yang menekan pengendalian diri dan keharmonisan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan tafsir tematik dan analisis budaya. Data primer diperoleh dari ayat Al-Qur'an QS al-Ḥujurāt [49]:6 dan literatur tentang budaya Banjar. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian nilai antara ajaran Qur'ani dan falsafah lokal dalam membentuk karakter masyarakat yang kritis dan bijak dalam bermedia. Integrasi dua nilai ini membentuk landasan etika sosial digital yang kontekstual dan Islami. Temuan ini penting untuk pengembangan dakwah budaya dan pendidikan karakter berbasis nilai lokal sebagai strategi penguatan moderasi beragama dan ketahanan sosial.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

tashwir

Publisher

Subject

Religion Humanities Environmental Science Social Sciences

Description

The focus of this journal is on important and actual issues regarding Islam, social and culture, such as; Religious Values, and Local Wisdom Issues, Islam Integration, History of Islam and Turats. o Contemporary Islamic Religious Social Phenomena o Islamic Spirituality o Religious Values o Local ...