Keanekaragaman serangga penyerbuk berperan penting dalam keberhasilan reproduksi tanaman berbunga, termasuk Tagetes erecta L. Faktor lingkungan, khususnya suhu udara harian, memengaruhi aktivitas dan distribusi serangga penyerbuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keanekaragaman serangga penyerbuk bunga T. erecta L. dengan suhu udara harian di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada beberapa titik lokasi pertanaman T. erecta L. dengan metode pengamatan langsung dan penangkapan serangga menggunakan jaring serangga pada pagi, siang, dan sore hari. Suhu udara diukur menggunakan termometer digital bersamaan dengan waktu pengamatan. Data keanekaragaman serangga dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’) dan Indeks Eveness (E), sedangkan hubungan antara keanekaragaman serangga dan suhu udara harian dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman serangga berada pada kategori sedang dengan nilai indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’) sebesar 2,31 dan indeks kemerataan (E) sebesar 0,93. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara suhu udara harian dan keanekaragaman serangga pengunjung (r = −0,87; p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa peningkatan suhu udara diikuti dengan penurunan keanekaragaman serangga.
Copyrights © 2026