Keterampilan menulis cerpen adalah wahana internalisasi karakter dan kreativitas. Namun, evaluasi program literasi madrasah selama ini masih didominasi pendekatan deskriptif-kualitatif tanpa pengukuran kualitas luaran yang objektif. Penelitian ini mengevaluasi program GEULIS SERASI (Gerakan Menulis Semangat Rantas Korupsi) menggunakan model CIPP untuk mengisi celah tersebut. Melalui metode campuran, data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan penilaian ahli dengan reliabilitas Kappa Cohen sebesar 0,755. Hasil menunjukkan bahwa aspek konteks selaras dengan gerakan lingkungan, aspek masukan didukung kemitraan profesional dan finansial, aspek proses memerlukan optimalisasi pada metode hybrid mentoring, serta aspek produk mencapai nilai rata-rata 83,89 (Sangat Baik). Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi nilai antikorupsi dalam penulisan cerpen efektif meningkatkan kualitas literasi secara holistik. Evaluasi sistemik ini memberikan dasar empiris bagi standarisasi dan keberlanjutan program literasi kreatif di lingkungan madrasah.
Copyrights © 2026