Cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibutuhkan masyarakat. Namun, produktivitasnya sering terhambat oleh penurunan kesuburan tanah dan gangguan organisme pengganggu tanaman. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu penggunaan pupuk organik dan agen hayati yang ramah lingkungan, seperti pupuk kompos dan Trichoderma sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pupuk kompos dan Trichoderma sp., baik secara tunggal maupun kombinasi, terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah keriting. Penelitian dilaksanakan pada 17 September hingga 26 Desember 2024 di Kabupaten Karanganyar menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kompos (0; 187,5; dan 281,25 g/tanaman), sedangkan faktor kedua adalah dosis Trichoderma sp. (0; 7,5; 15; dan 22,5 g/polybag) dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, waktu muncul bunga pertama, jumlah buah, berat buah, panjang buah, dan diameter buah. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pupuk kompos tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah keriting. (2) Pemberian Trichoderma sp. memberikan pengaruh beda nyata terhadap jumlah daun, (3) interaksi keduanya tidak menunjukkan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman.
Copyrights © 2026