Tingginya angka pemuda putus sekolah di Indonesia masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak langsung pada rendahnya tingkat employability. Pemuda putus sekolah menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam memasuki dunia kerja formal, baik dari segi keterampilan teknis maupun kemampuan komunikasi. Lembaga internasional Life Project for Youth (LP4Y) berupaya menjawab permasalahan tersebut melalui penyediaan pelatihan non-formal berbasis keterampilan kerja. Namun demikian, meskipun telah memperoleh pelatihan vokasional, para pemuda masih mengalami kesulitan dalam menghadapi proses rekrutmen kerja. Menanggapi kondisi tersebut, Universitas Ciputra bekerja sama dengan LP4Y menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan komunikasi efektif untuk meningkatkan employability pemuda putus sekolah. Program pelatihan ini dirancang dalam tiga sesi utama, yaitu penyusunan Curriculum Vitae kreatif, pengenalan dan simulasi psikotes, serta penguatan komunikasi interpersonal dalam konteks wawancara kerja. Metode pengabdian yang digunakan adalah service-learning yang meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait proses rekrutmen, peningkatan soft skills khususnya dalam komunikasi, serta meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri dalam mencari pekerjaan. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesiapan kerja dan peluang penerimaan kerja bagi pemuda putus sekolah.
Copyrights © 2026