Produk minyak balur herbal merupakan salah satu sediaan obat tradisional yang banyak diproduksi oleh usaha mikro dan digunakan oleh masyarakat. Namun, proses produksinya umumnya masih dilakukan secara tradisional tanpa penerapan standarisasi yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan variasi mutu dan risiko keamanan produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mikro obat tradisional mengenai pentingnya standarisasi produksi berbasis prinsip Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) skala sederhana. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif di UMKM NQ21, Kabupaten Sukoharjo, dengan peserta sebanyak 12 orang yang terlibat langsung dalam proses produksi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest dengan domain pertanyaan meliputi kebersihan produksi, standarisasi bahan baku, pengendalian proses, peralatan produksi, dan pencatatan sederhana. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest meningkat sekitar 30% dibandingkan pretest dan perbedaannya bermakna secara statistik berdasarkan uji t berpasangan (p < 0,05). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi CPOTB skala sederhana efektif dalam meningkatkan pemahaman pelaku UMKM sebagai langkah awal penerapan standarisasi untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk minyak balur herbal.
Copyrights © 2026