Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan kepercayaan publik terhadap panti jompo melalui penerapan strategi digital social branding. Kegiatan dilakukan di Pusat Jagaan dan Rawatan Orang Tua Al-Ikhlas, Puchong, Selangor, Malaysia, yang menghadapi permasalahan rendahnya citra digital dan belum optimalnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pengelola, pelatihan tatap muka, mentoring, serta pendampingan penyusunan konten digital dan pengembangan identitas merek digital. Materi pelatihan mencakup konsep dasar branding, penguatan identitas digital, komunikasi etis, teknik digital storytelling, serta penggunaan model konten 70:20:10 untuk menjaga konsistensi pesan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam membangun citra positif melalui narasi digital, penggunaan media sosial, dan pembuatan konten visual yang humanis dan beretika. Mitra mulai mampu membuat storyboard, poster digital, serta konten foto dan video pendek yang layak dipublikasikan. Selain itu, mitra berhasil menyusun brand message yang menonjolkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan profesionalisme layanan lansia. Pelatihan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kemampuan pengelola dalam mengelola citra digital secara mandiri. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa digital social branding merupakan strategi efektif untuk membangun kepercayaan publik, meningkatkan reputasi institusi, dan memperluas jangkauan komunikasi panti jompo. Direkomendasikan adanya pendampingan lanjutan agar praktik branding digital dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026