Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati 2 melalui pelatihan penggunaan alat modern dan penguatan strategi promosi offline dalam pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal. Permasalahan utama yang dihadapi kelompok meliputi rendahnya standar higienitas produksi serta keterbatasan akses internet yang menghambat kegiatan pemasaran. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup demonstrasi penggunaan alat modern seperti sealer otomatis, food dehydrator, baki stainless, serta penerapan prosedur operasional standar kebersihan dan sanitasi. Di samping itu, pelatihan promosi offline difokuskan pada pembuatan media cetak, strategi pemasaran dari mulut ke mulut, dan kerja sama dengan warung serta koperasi desa sebagai saluran distribusi produk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi perubahan pengetahuan, keterampilan, dan praktik anggota kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan higienitas produksi, yang ditandai dengan kemasan lebih profesional, kualitas produk lebih stabil, serta proses pengolahan yang memenuhi standar sanitasi sederhana. Pada aspek pemasaran, strategi offline terbukti efektif dalam meningkatkan jangkauan pasar lokal meskipun terdapat keterbatasan infrastruktur digital. Produk KWT Melati 2 memperoleh perhatian lebih besar dari konsumen setelah penggunaan brosur, display produk, dan jaringan penjualan lokal. Secara keseluruhan, pendampingan ini memperkuat kapasitas teknis dan manajerial kelompok serta mendukung keberlanjutan usaha berbasis ekonomi kreatif pedesaan.
Copyrights © 2026