Penelitian ini memiliki maksud untuk menganalisa pengaruh Dow Jones Industrial Average (DJIA), Brent Crude Oil, dan harga emas dunia terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya integrasi pasar keuangan global yang menyebabkan pergerakan pasar modal domestik semakin dipengaruhi oleh dinamika ekonomi internasional, khususnya indeks saham negara maju dan fluktuasi harga komoditas strategis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data yang dianalisis adalah jenis data sekunder yang menggunakan runtut waktu (time series) bulanan periode lima tahun. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, yang diawali dengan pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model, serta pengujian hipotesis melalui uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan DJIA, harga Brent Crude Oil, dan harga emas dunia berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Secara parsial, DJIA dan harga Brent Crude Oil memiliki pengaruh signifikan terhadap IHSG, yang menunjukkan adanya transmisi sentimen dan dampak perubahan harga energi global terhadap pasar modal Indonesia. Harga emas dunia tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap IHSG, meskipun emas memiliki fungsi saat situasi ketidakpastian ekonomi sebagai aset lindung nilai. Temuan ini memperkuat teori pasar efisien bahwa harga saham mencerminkan informasi global yang tersedia.
Copyrights © 2026