Urgensi penelitian ini adalah untuk memperkuat peran intervensi pekerjaan sosial di ruang digital dalam mencegah radikalisasi kaum muda melalui pendekatan edukatif, preventif, dan berbasis literasi digital. Radikalisasi kaum muda di era digital merefleksikan pergeseran signifikan dalam pola rekrutmen, indoktrinasi, dan mobilisasi yang semakin intens melalui media sosial, forum daring, serta berbagai platform berbagi konten. Ruang digital tidak lagi berfungsi sebatas sarana komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi arena pembentukan identitas, produksi makna, dan diseminasi ideologi transnasional yang kerap mengeksploitasi kerentanan psikososial remaja. Artikel ini bertujuan mengkaji model intervensi pekerjaan sosial di ranah digital sebagai strategi preventif terhadap radikalisasme generasi muda dengan menitikberatkan pada pendekatan berbasis kekuatan (strengths-based approach), penguatan literasi digital kritis, dan pembangunan resiliensi komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur sistematis atas publikasi mutakhir terkait radikalisasi daring, praktik cyber social work, serta pencegahan ekstremisme berbasis komunitas. Hasil telaah menunjukkan bahwa intervensi pekerjaan sosial di ruang digital perlu dirancang secara komprehensif dan multidimensional, mencakup deteksi dini terhadap narasi ekstrem, pendampingan psikososial secara daring, pengembangan kontra-narasi berlandaskan nilai kemanusiaan, serta kolaborasi lintas sektor antara pekerja sosial, pendidik, keluarga, dan platform teknologi. Selain itu, peran pekerja sosial sebagai digital practitioner menjadi krusial dalam menciptakan ruang virtual yang aman, dialogis, dan inklusif. Studi ini menegaskan bahwa transformasi praktik pekerjaan sosial ke ranah digital bukan sekadar adaptasi teknis, melainkan reorientasi paradigma intervensi yang responsif terhadap dinamika budaya siber, sehingga pencegahan radikalisasi kaum muda menuntut integrasi kompetensi profesional, etika digital, dan strategi pemberdayaan partisipatif dalam ekosistem daring.
Copyrights © 2026