enelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan blended learning dalam pembelajaran menulis Bahasa Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya keterampilan menulis siswa yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti metode pembelajaran yang kurang variatif, rendahnya motivasi belajar, serta keterbatasan waktu pembelajaran di kelas. Blended learning hadir sebagai solusi inovatif dengan mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran berbasis teknologi digital, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dari berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blended learning memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa, terutama dalam pengembangan ide, penyusunan struktur tulisan, dan penggunaan bahasa yang sistematis. Selain itu, model ini juga mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta kemandirian belajar siswa. Blended learning juga memberikan kemudahan bagi guru dalam memberikan umpan balik yang cepat dan berkelanjutan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan akses teknologi, rendahnya literasi digital, serta kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan penerapan blended learning dalam pembelajaran menulis Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026