Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan speed chute parachute terhadap peningkatan kecepatan lari pada atlet sepak bola usia dini kelompok umur 13 tahun di SSB Indonesia Muda Kebumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 21 atlet yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes lari sprint 30 meter untuk mengukur kecepatan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji hipotesis paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata waktu tempuh lari dari 4,68 detik pada pretest menjadi 4,42 detik pada posttest. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan speed chute parachute terhadap peningkatan kecepatan lari atlet. Dengan demikian, latihan menggunakan speed chute parachute dapat dijadikan sebagai salah satu metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kecepatan lari pada atlet sepak bola usia dini.
Copyrights © 2026