Latar Belakang: Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2023, sekitar 1,28 miliar orang dewasa di dunia mengalami hipertensi dengan perkiraan angka terus meningkat. Prevalensi hipertensi tahun 2023 di Indonesia mencapai 30, 8 % berdasarkan pengukuran tekanan darah. Data dinas kesehatan Kota Bandung tahun 2023 prevalensi hipertensi mencapai 1,89% berada pada pada posisi kota ke 5 dengan 13.154 orang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian menganalisis Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wani Kecamatan Tanantovea. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi periode Mei yang berjumlah 110 pasien. Sampel 52 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil Penelitien: Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori hipertensi derajat 1 (67,3%) dan hipertensi derajat 2 (32,7%). Setelah pemberian terapi Benson, terjadi pergeseran kategori tekanan darah, di mana mayoritas responden berada pada kategori normal tinggi (38,5%) dan normal (36,5%), dengan penurunan jumlah responden pada kategori hipertensi. Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian terapi Benson terhadap penurunan tekanan darah.
Copyrights © 2026