Kebutuhan akan pengembangan bahan ajar IPS yang mampu menciptakan pembelajaran kontekstual dan meaningful learning melalui pemanfaatan potensi lokal daerah menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Dasar pemikiran ini muncul dari kebutuhan peserta didik di SMP Negeri 24 Surabaya akan materi yang dekat dengan realita kehidupannya, sehingga dapat meningkatkan pemahamannya khususnya pada materi Kemajemukan Masyarakat Indonesia. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini berfokus pada menciptakan produk berupa bahan ajar IPS berbasis potensi lokal daerah Surabaya yang layak untuk diimplemetasikan. Penelitian ini menggunakan metode (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analysis, design, development, implementation, evaluation. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 24 Surabaya pada semester ganjil tahun ajaran 2025-2026. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif terhadap data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket guna mendeskripsikan kelayakan bahan ajar. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi instrumen observasi, wawancara, validasi ahli materi dan ahli desain bahan ajar, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil validasi ahli menyatakan bahwa bahan ajar IPS berbasis potensi lokal daerah menunjukkan kriteria sangat layak dengan skor 96% dari ahli materi dan 96% dari ahli desain bahan ajar. Hasil angket respon guru sebesar 100% dan hasil angket respon peserta didik sebesar 88%, hasil tersebut menunjukkan kriteria sangat baik sehingga bahan ajar dinilai mampu menciptakan pembelajaran kontekstual dan meaningful learning. Simpulan dari penelitian ini adalah bahan ajar telah memenuhi kriteria kelayakan yang dapat dijadikan sumber belajar dalam materi Kemajemukan Masyarakat Indonesia. Saran bagi penelitian selanjutnya agar pengembangan bahan ajar diperluas pada aspek materi serta diujikan secara luas untuk melihat efektivitasnya.
Copyrights © 2026