Escherichia coli (E. coli) merupakan bakteri indikator resistansi antibiotik yang banyak teridentifikasi pada kotoran sapi perah dan dapat menjadi reservoir utama dalam penyebaran gen resistansi antibiotik dari peternakan ke lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan mendeteksi dan menganalisis keberadaan gen resistansi antibiotik golongan tetrasiklin (tet) pada E. coli yang diisolasi dari kotoran sapi perah di Kota Bogor. Sebanyak 15 isolat E. coli dari 15 peternakan di Peternakan Sapi Perah Kebon Pedes, Kota Bogor yang telah dikonfirmasi pada penelitian sebelumnya, kemudian dilakukan deteksi gen tet menggunakan MinION Oxford Nanopore Technologies. Hasil pengujian menunjukkan 8 dari 15 (53,3%) isolat E. coli teridentifikasi membawa gen tet dengan pola distribusi satu hingga dua gen per isolat. Gen yang paling banyak ditemukan adalah tetB (20%), diikuti oleh tetA, tetM, dan tetO dengan persentase yang sama (7%). Sebanyak 60% gen yang teridentifikasi berasal dari plasmid dan 40% lainnya berasal dari kromosom. Dominasi gen pada plasmid mengindikasikan tingginya potensi penyebaran gen resistansi ke lingkungan sekitar, yang berisiko terhadap kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026