Angka kematian bayi masih menjadi indikator penting derajat kesehatan masyarakat, dengan keterlambatan pengenalan tanda bahaya neonatal dan praktik perawatan bayi yang kurang tepat berkontribusi terhadap risiko komplikasi termasuk aspirasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai tanda bahaya bayi baru lahir serta keterampilan menyendawakan bayi pada ibu peserta posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tanon I. Kegiatan dilaksanakan selama enam hari melalui pendekatan partisipatif yang meliputi observasi, wawancara, telaah data sekunder, penyuluhan interaktif, pelatihan praktik, dan penyediaan media edukasi poster. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif peserta, peningkatan pemahaman tanda bahaya bayi, serta kemampuan ibu mempraktikkan teknik penanganan awal tersedak dan cara menyendawakan bayi setelah menyusui. Selain itu, media edukasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh tenaga kesehatan dan kader. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukasi dan pelatihan berbasis komunitas dapat memperkuat praktik perawatan bayi di rumah dan mendukung upaya pencegahan komplikasi serta penurunan kematian bayi.
Copyrights © 2026