Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), harga beras, dan nilai tukar terhadap impor beras di Indonesia. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik serta instansi terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap impor beras, yang berarti peningkatan PDB cenderung diikuti dengan peningkatan impor. Harga beras terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor, sehingga kenaikan harga beras akan mendorong peningkatan impor. Sebaliknya, nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor beras, di mana pelemahan rupiah terhadap dolar menyebabkan penurunan volume impor.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar masyarakat lebih mendukung konsumsi beras lokal guna mengurangi ketergantungan pada impor. Petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi pertanian. Sementara itu, pemerintah perlu memperkuat kebijakan ketahanan pangan melalui pemberian subsidi, pelatihan, serta menjaga stabilitas harga dan nilai tukar. Sinergi dari seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor beras.
Copyrights © 2026