Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kecemasan ibu terhadap masa depan remaja dengan sindrom down, melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari ibu yang memiliki remaja dengan sindrom down sebagai subjek utama, dan turut melibatkan beberapa significant others yang memberikan informasi pendukung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam serta dokumen terkait, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan ibu terhadap masa depan remaja dengan sindrom down bersumber dari berbagai aspek, meliputi pendidikan, kemandirian dan sosialisasi, perkembangan pubertas, serta kondisi kesehatan remaja di masa depan. Kecemasan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti vonis dokter, stigma dan perlakuan negatif dari lingkungan, kekhawatiran terhadap keberlanjutan peran pengasuhan, serta pengalaman keluarga lain dengan kondisi serupa. Kecemasan yang dialami berdampak pada aspek psikologis, fisik, keluarga, dan interaksi sosial ibu. Untuk mengelola kecemasan tersebut, ibu menggunakan strategi problem-focused coping dan emotion-focused coping secara dinamis sesuai dengan kondisi dan tuntutan pengasuhan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pihak terkait seperti orang tua, tenaga pendidik, serta lembaga penyedia layanan disabilitas dalam mengembangkan bentuk intervensi dan dukungan yang lebih responsif terhadap kebutuhan keluarga yang memiliki remaja dengan sindrom down.
Copyrights © 2026