Perkembangan lingkungan kerja yang semakin dinamis menuntut karyawan untuk mampu menyesuaikan diri melalui inisiatif pribadi dalam menjalankan peran kerjanya, sekaligus memerlukan adanya dukungan organisasi agar keterikatan kerja dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Namun, pada praktiknya, komitmen organisasi karyawan tidak selalu berada pada tingkat yang optimal. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara job crafting dan dukungan organisasi terhadap komitmen organisasi karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 107 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa job crafting dan dukungan organisasi secara simultan berhubungan signifikan dengan komitmen organisasi (F = 82,426; p < 0,01). Secara parsial, job crafting terbukti memiliki hubungan yang signifikan dengan komitmen organisasi (t = 5,613; p < 0,01), sedangkan dukungan organisasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (t = 0,599; p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa komitmen organisasi lebih dipengaruhi oleh inisiatif internal karyawan dalam membentuk pekerjaannya dibandingkan oleh persepsi terhadap dukungan organisasi.
Copyrights © 2026