Kanker serviks merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas perempuan di Indonesia, yang sebagian besar dipicu oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Rendahnya cakupan deteksi dini sering kali disebabkan oleh kurangnya literasi kesehatan mengenai urgensi skrining rutin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Co-Ass di Poli Kebidanan RS Bintang Amin Bandar Lampung dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan intensi perilaku skrining HPV pada pasien. Metode pelaksanaan menggunakan edukasi langsung (direct counseling) di ruang tunggu poli melalui presentasi visual dan diskusi interaktif. Evaluasi keberhasilan program dilakukan secara detail melalui perbandingan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner lisan terstruktur, serta observasi terhadap minat layanan lanjutan. Kegiatan ini melibatkan 8 peserta yang merupakan perempuan usia subur (PUS), ibu rumah tangga, serta pasien yang memiliki anak remaja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana pemahaman awal peserta mengenai etiologi HPV sebesar 20% meningkat menjadi 80–90% setelah intervensi. Dampak nyata dari kegiatan ini dibuktikan dengan 75% peserta (6 dari 8 orang) yang langsung melakukan konsultasi teknis terkait prosedur dan jadwal pemeriksaan IVA atau Pap smear di meja pendaftaran segera setelah sesi berakhir. Selain itu, 50% peserta menyatakan kesiapan untuk memulai dialog kesehatan reproduksi dengan anak remaja mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan sebagai bagian dari program promotif preventif rumah sakit dalam meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan.
Copyrights © 2026