Kegiatan workshop pendidikan pemilih yang diselenggarakan KPU Kota Tangerang menjadi upayapenting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai proses demokrasi, terutama bagipemilih pemula dan penyandang disabilitas yang masih membutuhkan pendekatan edukatif yanglebih inklusif. Partisipasi akademisi dalam kegiatan ini dilakukan untuk memberikan penguatanliterasi demokrasi melalui perspektif ilmiah serta mendukung penyampaian materi yang lebihsistematis dan mudah diakses. Metode pengabdian mencakup observasi partisipatif, diskusi kelompokterarah, dan analisis kebutuhan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilih pemula lebihresponsif terhadap media digital interaktif, sedangkan peserta disabilitas memerlukan materi denganaksesibilitas visual dan komunikasi yang lebih adaptif. Kontribusi akademisi membantu merumuskanrekomendasi sosialisasi yang lebih efektif dan ramah inklusi. Kesimpulannya, keterlibatan akademisimemperkuat kualitas pendidikan pemilih dan mendorong peningkatan literasi demokrasi di KotaTangerang
Copyrights © 2025