Pemahaman siswa sekolah dasar terhadap teknologi digital dan computational thinking (CT) masih rendah, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan integrasi keterampilan digital dalam kurikulum serta kompetensi guru yang belum optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan Project-Based Learning (PBL) dengan integrasi CT melalui platform Scratch sebagai metode pembelajaran yang kontekstual dan interaktif. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep CT dan literasi digital siswa secara aplikatif melalui pengembangan proyek berbasis pemrograman visual pada siswa kelas 5 SDIT Cendekia Purwakarta. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan skor post-test sebesar 10% dibanding pre-test, dengan rata-rata skor naik dari 7 menjadi 8 dari 10 soal, serta peningkatan paling signifikan pada siswa dengan kemampuan awal rendah. Temuan juga mengindikasikan motivasi belajar meningkat dan tanggapan guru sangat positif terhadap implementasi modul CT, yang mendukung keberlanjutan metode pembelajaran ini. Penelitian ini menegaskan bahwa model PBL berbasis Scratch merupakan strategi yang efektif untuk membangun ekosistem pembelajaran digital di sekolah dasar.
Copyrights © 2026