Penelitian ini menganalisis peran seni dan tradisi Jawa dalam penyebaran ajaran Al-Quran. Seni dan tradisi yang kaya dan beragam di masyarakat Jawa telah menjadi sarana efektif dalam menyampaikan dan menginternalisasikan nilai-nilai Islam, khususnya ajaran Al-Quran. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis pustaka, penelitian ini mengeksplorasi berbagai bentuk seni dan tradisi Jawa, seperti wayang kulit, gamelan, dan sastra Jawa, yang digunakan sebagai media dakwah dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni dan tradisi Jawa tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai alat edukasi dan penyebaran ajaran Islam. Wayang kulit, misalnya, sering kali memasukkan cerita-cerita dari Al-Quran dan Hadits, mengajarkan nilai-nilai moral dan etika Islam kepada penonton. Gamelan dan musik tradisional lainnya digunakan untuk mengiringi kegiatan keagamaan dan memperkuat atmosfir spiritual. Sastra Jawa yang mengandung unsur-unsur keislaman membantu dalam menyebarkan ajaran Al-Quran melalui bahasa dan budaya lokal yang mudah dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi seni dan tradisi Jawa dalam penyebaran ajaran Al-Quran dapat meningkatkan efektivitas dakwah dan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam. Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengembangan seni dan tradisi ini sangat penting dalam konteks modernisasi dan globalisasi, agar nilai-nilai keislaman tetap relevan dan dapat diterima oleh generasi muda Jawa.
Copyrights © 2026